Jakarta lagi-lagi dihadapkan pada tantangan dari luar. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tak menampik bahwa situasi global saat ini memang suram. Konflik yang memanas di Timur Tengah, menurutnya, bukan cuma isu keamanan internasional belaka. Gelombang dampaknya berpotensi sampai ke sini, mengganggu stabilitas ekonomi nasional bahkan di level daerah.
Pernyataan itu disampaikan Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (9/3/2026). Suasana ruang rapat saat itu terasa serius. Dia mengawali dengan peringatan.
"Kondisi global sedang tidak baik-baik saja," ujarnya, membuka pembicaraan.
Lalu dia menambahkan, "Kita semua harus berpikir, bagaimana daya tahan kita sebagai bangsa tetap kuat."
Memang, salah satu efek langsung yang sudah terlihat adalah di sektor energi. Harga minyak dunia melonjak akibat terganggunya jalur distribusi. Itu masalah besar yang harus diwaspadai. Kalau dibiarkan, gejolak ini bisa merambat ke mana-mana.
"Dengan perang yang terjadi sekarang ini, kita akan melalui masa-masa yang harus kita rawat bersama-sama," kata Pramono, menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif.
Artikel Terkait
Warga Palu Tukar Sampah Terpilah dengan Takjil di Bulan Ramadhan
Polda Metro Jaya Sediakan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik Lebaran 2026
Manchester City Vs Liverpool Jadi Magnet Utama Perempat Final Piala FA
Panglima TNI Perintahkan Status Siaga Satu, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah