Setelah itu, dengan perasaan lega, Dayat pergi membeli isi ulang gas ke warung dekat rumah. Ia merasa situasi sudah aman dan terkendali.
Namun begitu, bencana datang tak terduga. Begitu kompor dinyalakan, ledakan keras pun terjadi. Ruangan kontrakan itu porak-poranda dalam sekejap.
Fauzan menduga, ledakan dipicu oleh sisa gas yang bocor selama hampir satu jam dan sempat direndam di kamar mandi. Kombinasi itu menciptakan campuran yang mudah meledak di udara.
Kejadian ini tentu jadi peringatan keras. Kecerobohan sekecil apa pun dalam menangani tabung gas bisa berakibat fatal. Kesigapan dan pengetahuan yang tepat sangat dibutuhkan, agar tragedi serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.
Artikel Terkait
Gubernur Kalsel Soroti Relevansi Falsafah Waja Sampai Kaputing untuk Bangun Karakter Bangsa
Satgas Jembatan Laporkan 218 Jembatan Selesai, Target 7.000 Awal Tahun Depan
Kapolri Instruksikan Seluruh Kapolda Siapkan Panic Button untuk Lindungi Ojol
Satgas PRR Amankan 2.684 Meter Kubik Kayu Hanyut untuk Material Huntara Pascabencana Sumatera