Rumah di Gunung Putri Bogor Dibobol, 50 Gram Emas Raib

- Senin, 09 Maret 2026 | 17:10 WIB
Rumah di Gunung Putri Bogor Dibobol, 50 Gram Emas Raib

Sebuah video yang memperlihatkan aksi pencurian di sebuah rumah di Desa Cicadas, Gunung Putri, Bogor, mendadak ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat satu orang pelaku beraksi sendirian.

Menurut informasi yang beredar bersama video tersebut, kejadiannya berlangsung sekitar pukul sembilan pagi. Rumah itu dibobol saat kosong ditinggal penghuni. Kebetulan, asisten rumah tangga (ART) sedang pergi menjemput anak majikannya pulang sekolah.

Nah, saat pulanglah si ART kaget. Pintu rumah ternyata terbuka lebar, dengan jelas terlihat bekas congkelan di sekitar kunci. Dia pun segera memeriksa keadaan di dalam.

Rupanya, si pencuri sudah pergi. Tapi kerusakan dan kekacauan ditinggalkannya. Lemari berantakan, seolah diobrak-abrik. Dari situ, pelaku disebut-sebut berhasil membawa lari logam mulia entah emas atau apa dengan berat total sekitar 50 gram. ART itu lantas menghubungi pemilik rumah untuk melaporkan musibah ini.

Dari cuplikan video, pelaku tampak bertubuh sedang dan bertindak sendiri. Dia mengenakan helm penutup kepala, lalu dengan cekatan mengacak-acak isi lemari sebelum akhirnya kabur membawa barang curian.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, laporan resmi ke kepolisian ternyata belum ada. Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, mengonfirmasi hal ini. Meski begitu, pihaknya tak tinggal diam.

"Untuk korban belum melaporkan ke Polsek, iya (akan diselidiki)," kata Robby.

Dia sudah memerintahkan Bhabinkamtibmas setempat untuk mengarahkan korban agar segera membuat laporan polisi. Tak cuma itu, penyidik dari Reskrim juga diperintahkan untuk segera mendatangi dan memeriksa TKP.

"Barusan saya perintahkan Bhabinnya supaya diarahkan buka LP, anggota Reskrim juga saya arahkan cek TKP," pungkas Kapolsek.

Jadi, meski laporan formal belum masuk, penyelidikan awal sudah mulai dijalankan. Masyarakat sekitar pun diharap tetap waspada.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar