Jenazah korban kelima langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi formal. Soal identitas, pihak SAR menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. "Untuk identitas nanti dari pihak Kepolisian yang akan menyampaikan," jelas Desiana.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti penyebab insiden ini. Longsoran sampah di Bantargebang disebutnya akibat curah hujan ekstrem yang mengguyur kawasan itu.
Hingga Senin siang, daftar sementara korban meninggal adalah:
- Enda Widayanti (25), pemilik warung.
- Sumine (60), juga pemilik warung.
- Dedi Sutrisno, sopir truk.
- Irwan Suprihatin, sopir truk.
- Satu korban baru, diduga sopir truk, masih menunggu identifikasi resmi.
Operasi pencarian dan evakuasi di lokasi bencana terus berlanjut. Suara mesin alat berat masih terdengar, sementara harapan untuk menemukan korban lain masih ada, meski semakin tipis.
Artikel Terkait
Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar
Gubernur Kalsel Soroti Relevansi Falsafah Waja Sampai Kaputing untuk Bangun Karakter Bangsa
Satgas Jembatan Laporkan 218 Jembatan Selesai, Target 7.000 Awal Tahun Depan
Kapolri Instruksikan Seluruh Kapolda Siapkan Panic Button untuk Lindungi Ojol