Jasad Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang, Suami Siri dan Barang Berharga Hilang

- Minggu, 08 Maret 2026 | 21:05 WIB
Jasad Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang, Suami Siri dan Barang Berharga Hilang

Di sebuah rumah di kawasan Meruyung, Limo, Depok, suasana hening itu pecah oleh sebuah penemuan mengerikan. Anak seorang wanita berinisial DH (56) datang untuk bersih-bersih pada Sabtu pagi, sekitar pukul sembilan. Yang mereka temukan bukanlah sang ibu, melainkan jasadnya yang sudah hanya tinggal tulang belulang.

Lebih mencekam lagi, di sekitar tubuh korban terlihat taburan bubuk kopi. Fakta ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, dalam keterangannya hari Minggu.

"Hasil pengecekan identifikasi ditemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban," ujarnya.

Menurut penyelidikan, DH diketahui sehari-hari tinggal bersama seorang suami siri. Namun, pria itu kini menghilang begitu saja. Keberadaannya tidak diketahui.

"Bahwa korban sehari-hari tinggal bersama dengan suami sirinya. Keberadaan suami siri korban saat ini tidak di ketahui," jelas Chairul.

Narasi tetangga menambah kecurigaan. Menurut sejumlah saksi, termasuk Ketua RT setempat berinisial SS, rumah tangga pasangan ini kerap diwarnai keributan. Konflik rumah tangga itu bukan rahasia lagi di lingkungan mereka.

"Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya," beber Kapolsek.

Di sisi lain, polisi juga mendapati sejumlah barang milik korban yang raib. Satu unit motor Suzuki Adres dengan plat B-6613-ZME lenyap, berikut kunci kontak dan STNK-nya. BPKB motor itu sendiri konon dijaminkan. Tak cuma itu, satu unit handphone milik DH juga ikut hilang.

"Terdapat barang milik korban yang hilang berupa 1 unit sepeda motor Suzuki Adres, berpelat B-6613-ZME, berikut kunci kontak dan STNK nya. Kemudian 1 unit Handphone milik korban," tutur Chairul merinci.

Kini, polisi masih menyelidiki kasus ini. Hilangnya suami siri dan barang-barang korban menjadi titik terang yang sedang dikejar. Sementara keluarga, khususnya anak yang menemukan, tentu harus menanggung duka yang teramat dalam.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar