Harapannya sederhana: agar semangat belajar anak-anak tetap menyala. “Saya berharap anak-anak di sini terus semangat belajar, memiliki prestasi, dan jangan lupa agama. Karena dengan izin Allah, pendidikan bisa mengubah nasib kita menjadi lebih baik,” katanya. Ia berjanji akan kembali suatu hari nanti untuk melihat perkembangan mereka.
Di sisi lain, Camat Tallo Andi Husni yang juga hadir tak kalah bangganya. Ia melihat peran vital lembaga ini bagi anak-anak, khususnya dari keluarga yang kurang mampu.
“Saya sangat bangga dengan adanya Sikola Mangkasara ini,” ujarnya.
“Di sini anak-anak mendapatkan pendidikan nonformal yang dapat melengkapi pendidikan formal mereka sekaligus membentuk karakter yang baik.”
Ia berharap dukungan untuk tempat seperti ini terus mengalir dari berbagai pihak.
Kegiatan hari itu dihadiri pula oleh Lurah Rappokalling Ismail, Ketua TP PKK Kecamatan Tallo Dian Friani Husni beserta jajarannya, serta sejumlah ketua RT dan RW setempat. Kunjungan singkat ini, pada akhirnya, lebih dari sekadar kunjungan. Ia menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik di Makassar.
Artikel Terkait
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan Empat Orang, Dua Selamat
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras
Putra Khamenei, Mojtaba, Terpilih Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru