Jakarta kembali terendam. Hujan yang mengguyur tanpa henti semalaman mengubah sejumlah ruas jalan menjadi kali, memaksa warga berhadap-hadapan lagi dengan rutinitas yang paling tidak disukai: banjir. Dari data yang berhasil dihimpun, puluhan wilayah tergenang, dengan ketinggian air di beberapa titik bahkan melampaui pinggang orang dewasa.
Menanggapi situasi ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara. Ia mengakui tingginya intensitas hujan sebagai penyebab utama. Namun begitu, ia juga menyebut upaya yang sedang dijalankan untuk menekan dampaknya di masa depan.
Fokusnya kini ada pada Kali Cakung Lama. Proyek normalisasi sungai itu, kata Pramono, ditargetkan tuntas pada 2027. Ia cukup yakin, jika berjalan sesuai rencana, program ini akan membawa perubahan.
Meski demikian, harapannya itu dibarengi dengan realitas yang pahit. Gubernur tak mau memberikan janji kosong. Menurutnya, mustahil menghilangkan banjir sama sekali dari ibu kota. Permasalahannya sudah jauh lebih kompleks.
Artikel Terkait
BPJT Rilis Tarif Tol Terbaru untuk Mudik Lebaran 2026
Ledakan Kapal Tug Boat di Selat Hormuz, Tiga WNI Dinyatakan Hilang
Jasad Wanita Ditemukan Tinggal Tulang, Suami Siri dan Barang Berharga Raib
Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 Digelar di Balai Kota, Dukung UMKM dan Santuni Anak Yatim