Kata Kasat Lantas PJR, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, seperti dilansir Antara, Sabtu (7/3).
Menurut Reiki, para pengemudi itu akhirnya menyadari kesalahan. Mereka bahkan membuat pernyataan permintaan maaf tertulis karena telah berkendara secara ugal-ugalan.
tambahnya.
Lantas, apa motif di balik aksi nekat itu? Ternyata, urusannya berkaitan dengan konten dan bisnis. Polisi mengungkapkan, para pelaku melakukan manuver berbahaya itu untuk bahan konten media sosial. Selain itu, sebagian dari mereka bekerja di bidang jual-beli mobil, sehingga aksi itu juga dimaksudkan untuk mempromosikan kendaraan yang mereka bawa.
Jadi, begitulah akhir ceritanya. Aksi yang sempat viral dan bikin geregetan itu berakhir dengan teguran dan permintaan maaf. Tapi, mudah-mudahan ini jadi pelajaran buat banyak orang: jalan tol bukan tempat untuk pamer gaya atau cari sensasi.
Artikel Terkait
Analis Pertanyakan Klaim Israel Soal Penggunaan Bom Tandan oleh Iran
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka Meski Ketegangan Memanas
Banjir 60 Cm Rendam Jalan Meruya Selatan, 16 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
Raymond/Joaquin Gagal ke Final, Indonesia Tersingkir dari All England 2026