Bundaran HI di Jakarta pagi itu ramai sekali. Ribuan orang berkumpul, bukan untuk demo atau sekadar nongkrong, tapi untuk sebuah jalan santai yang penuh makna. Fatma Saifullah Yusuf, sang Penasihat I DWP Kemensos, tampak antusias menyambut para peserta. Di tengah keriuhan itu, pesannya sederhana namun kuat: para penyandang disabilitas punya kesempatan yang sama untuk hidup penuh semangat.
Acara fun walk awal Desember 2025 itu bukan sekadar acara biasa. Ini jadi puncak dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar sepanjang 3-7 Desember di FX Sudirman. Menurut Fatma, momen seperti ini penting buat menyulut semangat.
Begitu katanya dalam sebuah keterangan tertulis, Rabu pekan lalu. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa mendorong teman-teman disabilitas untuk terus berkarya dan menunjukkan kemandiriannya.
Bayangkan, sekitar 5.000 penyandang disabilitas beserta pendampingnya memadati kawasan itu. Mereka tak cuma berjalan kaki. Pesannya jelas: menunjukkan bahwa kesetaraan, karya, dan kemandirian adalah hal yang nyata. Ada yang menggunakan kruk, ada yang mendorong kursi roda sendiri, sementara peserta tuna netra berpegangan tangan untuk tetap bisa ikut serta. Sungguh sebuah pemandangan yang menggetarkan hati.
Fatma pun tak lupa menyampaikan ucapan selamatnya.
Artikel Terkait
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal di Selat Bali
Israel Buka Kembali Rafah, Akses Terbatas untuk Warga Sipil
Prabowo Gelar Rapat Maraton, Bahas Korupsi hingga Davos