Di Tarakan, Kalimantan Utara, suasana Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII tampak berbeda pada Rabu (4/3) lalu. Latihan tempur khusus digelar di sana, sebuah upaya konkret TNI AL untuk terus mengasah kemampuan pertahanan udara Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan pasukan. Panglima Komando Armada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, memantau langsung persiapan itu.
Setelah apel, latihan pun bergulir. Fokusnya adalah simulasi menangkal serangan udara yang datang dari arah laut. Mereka tak cuma berlatih di darat. Persenjataan yang ada di KRI juga dikerahkan, menunjukkan skenario latihan yang cukup komprehensif.
Artikel Terkait
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak untuk Dukung Program Pangan Prabowo
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Peringatkan Indonesia Akan Berebut Pasokan Migas dengan China dan India
Fadli Zon Apresiasi Kolaborasi Swasta dalam Pemajuan Museum dan Cagar Budaya
TNI Buka Pendaftaran Taruna Akademi TNI 2026, Berikut Syarat dan Jadwalnya