AS Kerahkan Pengebom B-1 Lancer ke Inggris, Siaga Ancaman Rudal Iran

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:45 WIB
AS Kerahkan Pengebom B-1 Lancer ke Inggris, Siaga Ancaman Rudal Iran

Intinya, ada pembagian peran yang jelas. Militer Inggris akan fokus pada tugas penghadangan drone di udara. Sementara itu, AS mendapat peran untuk menangani sumber ancaman, yakni lokasi-lokasi peluncuran rudal.

Eskalasi yang Sudah Di Depan Mata

Di sisi lain, dari Washington, nada yang terdengar lebih ofensif. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, pada Kamis kemarin memberi isyarat bahwa operasi akan meningkat drastis.

"Ini akan melibatkan lebih banyak skuadron tempur, lebih banyak kemampuan, dan pertahanan yang lebih kuat. Artinya, Anda akan melihat pesawat pengebom seperti ini dikerahkan jauh lebih sering," tegas Hegseth.

Meski memberikan fasilitas dan pangkalan, Inggris sendiri tampaknya masih menjaga jarak. Hingga saat ini, London memilih untuk tidak ikut serta dalam serangan langsung ke target di darat.

Jet tempur RAF yang diterbangkan sejauh ini hanya bertugas menjatuhkan rudal dan drone Iran yang mengancam sekutu di kawasan. Itu saja. Garis antara dukungan logistik dan keterlibatan tempur langsung sengaja dijaga agar tetap tegas setidaknya untuk saat ini.

Suara gemuruh B-1 Lancer di Fairford mungkin akan jadi pemandangan yang lebih biasa dalam beberapa minggu ke depan. Ia adalah simbol nyata dari ketegangan yang belum juga mereda.

Editor: Redaksi TVRINews

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar