GBK Macet Total, Ribuan Jemaat Serbu Perayaan Natal di Stadion Utama

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 16:42 WIB
GBK Macet Total, Ribuan Jemaat Serbu Perayaan Natal di Stadion Utama

Sabtu sore (6/12) di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, benar-benar macet. Penyebabnya, perayaan Natal Gereja Tiberias yang digelar di Stadion Utama GBK menarik ribuan jemaat. Suasana ramai itu sudah terasa sejak lepas sore.

Menjelang pukul empat lebih, pantauan di lokasi menunjukkan kepadatan yang luar biasa. Kendaraan berjejal, sementara pejalan kaki memadati trotoar dan bahu jalan, semuanya bergerak ke arah stadion. Suasananya riuh, hampir seperti hari pertandingan besar.

Pusat kemacetan pertama terlihat di akses Jalan Gerbang Pemuda, atau yang dikenal sebagai Pintu 10 GBK. Arus macet di kedua arah. Dari arah Gatot Subroto menuju Asia Afrika, antrean mobil mengular panjang dari atas flyover sampai ke kolongnya. Sementara dari arah berlawanan, mobil-mobil terpaksa merangkak pelan karena banyaknya jemaat yang menyeberang jalan tepat di depan pintu masuk itu.

Tak cuma di situ, ruas jalan di sekeliling kompleks GBK pun ikut menderita. Di Jalan Gatot Subroto, kemacetan membentang dari depan Hotel Sultan hingga ke area kolong flyover JICC. Lalu, di kawasan Sudirman, kepadatan terpantau di dekat Mal FX, mengarah ke Jalan Pintu Satu Senayan.

Petugas kepolisian terlihat siaga di berbagai titik, berusaha mengurai kemacetan dengan isyarat tangan dan peluit. Namun begitu, volume kendaraan yang datang ternyata terlalu besar. Upaya mereka seolah hanya seperti setetes air di tengah lautan mobil yang tak bergerak.

Di dalam area GBK sendiri, situasinya tak kalah parah. Parkiran motor sudah penuh sesak, antreannya mengular. Sementara itu, deretan mobil masih sabar atau mungkin putus asa menunggu giliran masuk ke area parkir yang tampaknya sudah kelebihan kapasitas.

Antusiasme jemaat jelas terlihat. Banyak dari mereka, mungkin karena frustasi dengan kemacetan, memilih turun dari kendaraan dan berjalan kaki menyusuri tepi jalan menuju stadion. Wajah-wajah mereka tampak bersemangat meski harus berdesakan.

Sebelum acara, pihak berwenang sebenarnya sudah mengerahkan sekitar 1.600 personel gabungan untuk urusan pengamanan. Acara yang diperkirakan dihadiri 75 ribu orang ini memang butuh persiapan ekstra.

Menyikapi kemacetan yang terjadi, polisi menyatakan bahwa pengalihan arus lalu lintas akan mereka lakukan secara situasional. Artinya, semua kebijakan akan mengikuti kondisi riil di lapangan yang seperti kita lihat sudah sangat padat dan rumit.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler