Pada Jumat (6/3) waktu setempat, langit Israel memang sudah ramai. Iran diketahui menembakkan rentetan rudal dan drone ke arah negara tersebut. IDF mengaku mendeteksi putaran tembakan rudal lain yang masih menuju Israel sebelum serangan balasan mereka dilancarkan.
Di Tel Aviv, serangkaian ledakan juga sempat terdengar di pusat komersial kota. Suasana mencekam, warga berhamburan ke tempat perlindungan. Namun begitu, kabar baik datang dari layanan darurat Magen David Adom. Mereka menyatakan tidak menerima laporan korban jiwa dari serangan yang terjadi di Israel itu.
Keadaan pun berangsur dianggap lebih aman. Militer Israel kemudian mengizinkan warga untuk keluar dari tempat perlindungan “di semua wilayah negara.” Ancaman sepertinya mereda, setidaknya untuk sementara waktu. Meski begitu, ketegangan di antara kedua negara itu jelas belum berakhir.
Artikel Terkait
Menkeu Tahan Insentif Baru Kendaraan Listrik, Pertimbangkan Dampak Defisit Anggaran
Planetarium Jakarta Siapkan Tayangan Tematik dan Sistem Tiket Baru Jelang Lebaran
BTS Rencanakan Konser di JIS Akhir 2026, Tunggu Keputusan Final April
Intelijen AS: Rusia Diduga Beri Data Sensitif ke Iran untuk Incar Aset Militer AS di Timur Tengah