Di sisi lain, kecurigaan terhadap adanya aktor lain bukannya tanpa alasan. Polanya mirip. Sebelumnya, Iran kerap jadi kambing hitam untuk serangan-serangan misterius. Sebut saja serangan ke kilang minyak Saudi Aramco di Ras Tanura yang sempat bikin pasar energi global gempar. Saat itu juga, Iran membantah dan menuding Israel.
Kasus di Siprus semakin memperkuat keraguan ini. Awalnya, serangan drone di Pangkalan Udara Akrotiri milik Inggris itu bikin panas suasana. Eropa murka, Inggris dan Prancis mengerahkan kapal perang dan jet tempur. Tapi, hasil penyelidikan justru membebaskan Iran.
Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa drone itu bukan berasal dari Iran. Fakta ini, tentu saja, membuat setiap tuduhan baru terhadap Teheran patut dipertanyakan. Ada apa sebenarnya? Situasi di Kaukasus kini seperti bom waktu. Saling tuduh, saling sangka, sementara asap di Nakhchivan baru saja mulai berdispensi.
Artikel Terkait
Pasar Takjil Gampong Baro Ramai Setiap Sore Ramadan di Banda Aceh
Studi Ungkap Dampak Ekonomi Ramadan: Harga Pangan Naik, Produksi Industri Turun
BI Ingatkan Bahaya Tukar Uang di Pinggir Jalan, Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi
BRIN Temukan Mikroplastik di Kedalaman 2.450 Meter di Jalur Arus Lintas Indonesia