Dalam acara buka puasa bersama di Cikarang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan komitmennya. Kali ini, fokusnya adalah pada perlindungan buruh. Ia ingin peran Desk Ketenagakerjaan Polri diperkuat, sehingga jaminan bagi pekerja bisa benar-benar maksimal.
Acara silaturahmi Ramadan dengan KSPSI Jawa Barat itu digelar Jumat lalu, tepatnya di PT NOK. Di sana, Sigit tak cuma bicara perlindungan. Ia juga mendorong peningkatan kualitas SDM dan tentu saja, kesejahteraan para pekerja.
"Kemudian selanjutnya terkait dengan perlindungan terhadap pendampingan permasalahan industrial yang dihadapi oleh rekan-rekan buruh," ujar Sigit.
Perhatian khusus juga diberikan pada buruh perempuan. Menurutnya, isu ini krusial. Desk Ketenagakerjaan nantinya akan berkolaborasi dengan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) untuk menyediakan layanan khusus.
"Termasuk juga para buruh wanita yang mungkin menghadapi hal-hal yang tentunya membutuhkan perlindungan hukum terkait dengan kekerasan terhadap wanita," tuturnya.
"Tentunya ini juga menjadi perhatian dari kita, dari Desk Ketenagakerjaan. Nanti akan diberikan layanan khusus, nanti Pak Cahyono ikut membantu mendampingi dan mengasistensi," lanjut Sigit.
Nah, yang menarik, Sigit punya tawaran konkret untuk meningkatkan kompetensi buruh. Ia membuka lebar fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) di seluruh Indonesia. Tempat-tempat itu bisa dipakai untuk pelatihan buruh, lho. Ini sejalan dengan program pemerintah dan KSPSI yang sedang gencar membangun Balai Latihan Kerja.
"Saya minta kepada jajaran Polri di manapun berada, SPN-SPN yang kita miliki, kalau mau digunakan untuk bekerja sama untuk memberikan pelatihan, saya persilakan," tegasnya. "Sehingga kemudian di manapun di wilayah industri yang akan dibangun, di situ ada SPN, kalau tidak ada tempat latihan, silakan untuk digunakan."
Ia mendorong agar materi pelatihannya tak biasa-biasa saja. Harus mencakup keahlian khusus yang dibutuhkan pasar global, seperti teknik las bawah air atau keperawatan. Tujuannya jelas: agar tenaga kerja Indonesia bisa bersaing di kancah internasional.
"Tentunya ini menjadi salah satu hal yang terus kita lakukan untuk memberikan ruang, baik itu lapangan pekerjaan maupun kesejahteraan, agar rekan-rekan terus bisa bersaing," pungkas Kapolri.
Acara itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Dari KSPSI, tampak para Dewan Penasihat seperti Komjen Yuda Gustawan, Komjen Imam Widodo, Ferriyady Hartadinata, dan Irjen (P) Cahyono Wibowo.
Sementara dari internal Polri, Sigit didampingi sejumlah nama besar. Mulai dari Kabareskrim Komjen Syahardiantono, Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir, hingga Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kasatgas Desk Ketenagakerjaan Brigjen Moh Irhamni juga terlihat hadir.
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Modus Helikopter hingga Plat Palsu dalam Penyalahgunaan BBM Subsidi
ALMI Belum Temukan Investor, Upaya Penuhi Free Float Masih Terkendala
Polisi Selidiki Pencurian Motor dengan Modus Penyamaran Tukang Rongsok di Cipayung
Anggota DPR Dorong OJK dan BNI Segera Tuntaskan Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar