Proses pendataannya sendiri melibatkan banyak orang. Mulai dari kepala desa, RT/RW, TNI-Polri, sampai tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum setempat. Data itu kemudian naik ke Pemerintah Provinsi, hingga akhirnya sampai ke meja Mendagri selaku Ketua Satgas.
Ia juga menyebut, sebelum dinyatakan valid, data calon penerima ini sudah melalui proses pengecekan ketat oleh BPS dan Dukcapil. Jadi, klaimnya, semuanya sudah melalui filter yang berlapis.
Selain bansos tunai, pemerintah disebutnya masih punya program lain yang sedang berjalan. Bantuan infrastruktur dan program pemulihan jangka panjang masih terus diproses di lapangan.
Harapannya tentu besar. Dengan segala upaya yang digelontorkan, kondisi Aceh, khususnya Pidie Jaya, bisa segera pulih dan bangkit.
Acara penyerahan itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Tampak hadir Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi beserta wakilnya, Hasan Basri. Jajaran dari Kemensos, Kemendagri, PT Pos, serta pemerintah daerah setempat juga memadati ruangan, mengawal proses penyaluran bantuan yang nilainya ratusan miliar itu.
Artikel Terkait
Napoli Kalahkan Torino 2-1, Kokoh di Posisi Ketiga Klasemen
Israel Klaim Lancarkan Serangan Balasan Skala Luas ke Teheran
Wakil Ketua MPR Imbau Masyarakat Tenang, Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman
Menteri Luar Negeri Iran Tantang AS dan Israel: Kami Justru Menunggu Kedatangan Mereka