Pernyataan Menteri ESDM Picu Antrean Panjang di SPBU, Anggota DPR Desak Pertamina Ambil Langkah

- Jumat, 06 Maret 2026 | 17:15 WIB
Pernyataan Menteri ESDM Picu Antrean Panjang di SPBU, Anggota DPR Desak Pertamina Ambil Langkah

“Sepemahaman saya, kapasitas pencadangan kita memang sangat bergantung pada kemampuan dana dan fasilitas untuk menyimpan. Jadi pernyataan tersebut tidak bisa dimaknai secara sederhana seolah cadangan BBM kita akan habis dalam waktu tertentu,”

jelasnya lagi, berusaha menenangkan.

Sebagai mitra kerja Pertamina, Komisi VI menilai langkah komunikasi publik yang efektif dari perusahaan pelat merah itu sekarang jadi hal yang krusial. Mereka harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa pasokan tetap aman, meski tantangan dari luar negeri sedang meningkat. Komunikasi yang buruk, menurut Gus Rivqy, bisa memicu masalah sosial yang lebih runyam.

“Saya berharap Pertamina juga ikut memberi penjelasan kepada masyarakat agar kepanikan ini tidak berkembang dan tidak menimbulkan konflik horizontal yang justru merugikan masyarakat luas,”

pungkasnya.

Intinya, situasi ini lebih merupakan ujian komunikasi. Ada jeda antara penjelasan teknis pemerintah dengan pemahaman publik di lapangan. Dan jeda itulah yang memicu antrean panjang tadi.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar