Wilayah Cibeber di Cilegon kembali terendam. Hujan yang turun sejak semalam tak henti-hentinya, mengguyur kawasan itu hingga akhirnya banjir tak terhindarkan. Ketinggian airnya, menurut laporan, mencapai satu setengah meter cukup untuk menyapu banyak hal.
Ini bukan kali pertama Sambirata, Cibeber, mengalami kejadian seperti ini. Sejak awal tahun, permukiman warga sudah beberapa kali berubah menjadi kolam. Penyebabnya selalu berulang: sistem drainase yang buruk. Begitu hujan datang dengan intensitas tinggi, saluran air yang sempit itu tak lagi mampu menampung, dan air pun meluap ke rumah-rumah.
Kepala BPBD Cilegon, Damanhuri, membenarkan hal itu.
"Hujan dengan intensitas tinggi dan drainase yang sempit, menyebabkan air menggenangi pemukiman warga," katanya, Jumat (7/2/2026).
Artikel Terkait
Napoli Kalahkan Torino 2-1, Kokoh di Posisi Tiga Klasemen
Cadangan Devisa Indonesia Capai USD 151,9 Miliar, Masih Jauh di Atas Standar Aman
Kompleks Bandara Baghdad Kembali Diserang Roket, Kelompok Pro-Iran Klaim Bertanggung Jawab
Delberto Cetak Hattrick, Arema FC Tetap Tumbang Usai Drama Gol Bunuh Diri