Usai mendengar cerita, pemahaman mereka diuji lewat kuis interaktif. Pertanyaan seputar manfaat kakao sampai peran petani pun dilontarkan. Seru sekali. Di sisi lain, BPDP juga memanfaatkan momen ini untuk meluncurkan media belajar baru: komik edukatif. Komik bilingual dengan gambar-gambar menarik itu dibuat khusus untuk tiga komoditas andalan: sawit, kelapa, dan tentu saja, kakao.
Harapannya, kegiatan semacam ini bisa menanamkan pemahaman yang baik tentang sektor perkebunan. Bukan cuma sebagai penghasil komoditas, tapi sebagai pilar ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan menyokong negeri. Dengan cara yang fun dan mudah dicerna, BPDP berusaha membuka mata anak-anak pada rahasia di balik sebatang cokelat yang mereka gigit.
Pada akhirnya, yang tertanam bukan cuma pengetahuan. Tapi mungkin juga apresiasi. Untuk setiap biji kakao, dan untuk setiap petani di baliknya.
Artikel Terkait
Menteri Koperasi dan PERSIS Jalin Sinergi untuk Perkuat Ekonomi Umat
Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini Pukul 17.50 WIB, Momentum Doa Mustajab
Kapolri Ajak Buruh Dukung Diplomasi Indonesia di Forum Perdamaian Global
Restoran di Kemang Laporkan Pasangan ke Polisi Usai Kabur Tanpa Bayar dan Intimidasi Staf