Menteri Koperasi dan PERSIS Jalin Sinergi untuk Perkuat Ekonomi Umat

- Jumat, 06 Maret 2026 | 19:10 WIB
Menteri Koperasi dan PERSIS Jalin Sinergi untuk Perkuat Ekonomi Umat

Di Bandung, Jumat (6/3/2026) lalu, suasana di acara Persatuan Islam (PERSIS) Ramadhan Expo 2026 cukup hangat. Menteri Koperasi Ferry Juliantono hadir bukan sekadar memberi sambutan. Ada agenda penting yang hendak diwujudkan: sebuah penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara kementeriannya dengan PERSIS.

Ferry punya harapan besar. Menurutnya, sinergi antara Kementerian Koperasi dan organisasi massa Islam seperti PERSIS ini punya potensi luar biasa. Tujuannya jelas: memperkuat ekonomi umat.

"Berharap sinergi antara Kementerian Koperasi dan Persatuan Islam dapat memperkuat ekonomi umat melalui gerakan koperasi," ujar Ferry dalam sambutannya.

Ia lalu melanjutkan,

"Serta mendorong pelaku usaha masyarakat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi agar produk lokal mampu mengisi berbagai kebutuhan di gerai ritel Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia."

Nah, kolaborasi ini bukan cuma soal produk. Ada aspek lain yang juga jadi perhatian. Ferry menuturkan bahwa kerja sama ini diharapkan bisa memperkuat fondasi kelembagaan koperasi itu sendiri. Kapasitas sumber daya manusianya perlu ditingkatkan. Tak ketinggalan, akses usaha dan pembiayaan harus diperluas. Semua itu, agar ekonomi masyarakat benar-benar bergerak maju.

Acara itu sendiri dihadiri sejumlah tokoh. Walikota Bandung Muhammad Farhan turut hadir, begitu pula Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin. Dari sisi kementerian, hadir Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana dan Direktur Umum dan Hukum Deva Rachmania. Mereka menyaksikan langsung komitmen yang diteken hari itu.

Harapannya tentu tak berhenti di atas kertas. Ferry ingin gerakan ini konkrit, menyentuh langsung ke lapangan. Memperkuat dari hulu ke hilir, mulai dari kelembagaan hingga produk yang dijual di rak-rak koperasi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar