Di tengah situasi Timur Tengah yang memanas, dua organisasi kepemudaan dari Indonesia dan Malaysia memutuskan untuk bersatu langkah. Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) baru-baru ini mengonsolidasikan kerja sama dengan Pemuda UMNO Malaysia. Latar belakangnya jelas: respons terhadap ketegangan regional pascaserangan AS dan Israel terhadap Iran.
Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, menjelaskan bahwa kunjungan sahabat-sahabat dari Pemuda UMNO ini intinya adalah silaturahmi. Tapi lebih dari sekadar pertemuan biasa.
"Kami bersama-sama ingin menguatkan langkah untuk kepentingan bangsa dan negara dalam menjalankan fungsi sosial dan kemanusiaan," ujarnya di Jakarta, Jumat.
Menurut Aldi, ada harapan besar di balik pertemuan ini. Ia berharap pemuda dari partai politik se-Asia Tenggara bisa ambil peran lebih aktif. Terutama dalam menyelesaikan berbagai konflik atau persoalan antarnegara yang kerap kali tak tersentuh oleh jalur diplomasi pemerintah biasa.
"Semoga kerja sama ini bisa menguatkan hubungan organisasi dua negara, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan tentu saja berguna bagi masyarakat kita," tambahnya.
Di sisi lain, respons dari Malaysia juga tak kalah hangat. Ketua Pemuda UMNO, Muhamad Akmal Saleh, menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan ini. Rencana konkretnya sudah disiapkan.
Misalnya, pada Mei 2026 mendatang, akan ada serangkaian kegiatan. Mulai dari penguatan jejaring kepemudaan hingga business matching atau padanan bisnis untuk membuka peluang ekonomi.
"Dengan pertemuan hari ini, Pemuda UMNO dan AMPG bisa semakin mengukuhkan diri sebagai laboratorium kader partai. Sekaligus jadi wadah strategis bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam politik dan pembangunan bangsa," pungkas Akmal.
Kerja sama ini, jika dilihat dari luar, memang tampak seperti langkah politik biasa. Namun, dalam suasana geopolitik yang tidak menentu, kolaborasi semacam ini setidaknya memberi sinyal bahwa pemuda di kawasan ini ingin bicara dan berbuat lebih. Mereka tidak ingin hanya menunggu.
Artikel Terkait
Suami Tabrak Begal Celurit yang Ancam Istrinya di Bekasi
MAKI Desak KPK Jerat Bupati Pekalongan dengan Pasal Pencucian Uang
KPK Geledah dan Segel Empat Ruangan Vital di Kantor Pemkab Pekalongan
Polri Serahkan Rp 58,1 Miliar Hasil Kasus Judi Online ke Kejaksaan