Artinya kurang lebih: Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.
Saat sahur, jangan lupa juga untuk melafalkan niat. Bagi yang belum sempat membacanya, inilah saatnya. Menurut ulama mazhab Syafi'i, niat adalah salah satu rukun puasa.
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhooni haadzihissanati lillahi ta'aala."
Artinya, “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Memang, para ulama sepakat bahwa sahur itu sunah. Puasa tetap sah meski tanpa sahur. Namun begitu, ada baiknya kita mengikuti anjuran untuk mengakhiri santap sahur mendekati waktu Subuh.
Seperti dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ahmad, dari Abu Zar Al-Ghifari ra., “Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan buka puasa dan mengakhirkan sahur.”
Semoga dengan mengetahui jadwal dan tata caranya, ibadah puasa kita di Dumai hari ini bisa berjalan lebih lancar dan penuh makna.
Artikel Terkait
Organisasi Kepemudaan Golkar dan UMNO Malaysia Perkuat Kerja Sama, Respons Ketegangan Timur Tengah
Komisi III DPR Gelar RDPU Kasus Nabilah Obrien, Korban Laporan yang Jadi Tersangka
Wakil Ketua MPR: Ketergantungan Migas RI pada Timur Tengah Hanya 20 Persen
FPI Desak Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace, Presiden Beri Sinyal Pertimbangkan