Intan Kw | TVRINews, Jakarta
Isu kesehatan jiwa anak dan remaja harus jadi perhatian serius pemerintah daerah. Itulah penegasan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis lalu, tepatnya 5 Maret 2026.
Menurut Tito, para kepala daerah punya peran krusial. Mereka tak cuma perlu memberi dukungan moral, tapi juga yang paling konkret: anggaran. “Kalau mau programnya jalan, ya uangnya harus dialokasikan saat perencanaan APBD,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Namun begitu, Tito paham betul kondisi tiap daerah berbeda-beda. Kemampuan fiskalnya beragam. Untuk daerah yang terbatas, intervensi dari pemerintah pusat dinilai mutlak diperlukan. Tanpa itu, program bisa mandek di tengah jalan.
Anggaran saja ternyata belum cukup. Tito juga menekankan pentingnya pemahaman. Para pemimpin daerah harus benar-benar mengerti urgensi masalah ini. Dengan begitu, dukungan yang diberikan bisa optimal, bukan sekadar formalitas belaka.
Artikel Terkait
Persik Kediri Bangkit dari Ketertinggalan, Kalahkan PSBS Biak 2-1
Prabowo Bahas Geopolitik dan Ekonomi dengan 158 Tokoh Islam di Buka Puasa Istana
Prabowo Bahas Geopolitik Global dalam Buka Puasa Bersama Ulama di Istana
Polisi Ungkap Modus Baru Penipuan via Stiker QR Code Palsu, Satu Pelaku Ditangkap