Besok, saat kumandang azan Jumat berkumandang, ribuan masjid di Indonesia diharapkan menyatu dalam satu doa. Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, secara khusus mengajak seluruh pengurus masjid untuk menggalang solidaritas. Bukan sekadar seremonial, tapi sebuah ikhtiar spiritual kolektif untuk perdamaian dunia yang sedang merintih.
Inti ajakannya jelas: melaksanakan doa bersama dan membaca Qunut Nazilah secara serentak pada Salat Jumat, 6 Maret 2026 nanti. Fokusnya adalah menghentikan konflik dan derita kemanusiaan yang melanda kawasan Timur Tengah dan wilayah lain yang dilanda gejolak.
"Kita mendamaikan, mendoakan kedamaian di Timur Tengah. Khususnya bagaimana Iran itu dapat selamat, dapat damai,"
kata JK saat berbincang di Masjid Kampus UGM, Kamis (5/3/2026).
Mantan Wakil Presiden dua periode itu menegaskan, doa bersama ini adalah bentuk keprihatinan mendalam. Sebuah dukungan spiritual yang konkret di tengah eskalasi geopolitik global yang mencemaskan. Harapannya, agar keselamatan menyelimuti negara-negara yang terjerat konflik dan segala bentuk agresi segera berakhir.
"Itulah yang kita doa, bagaimana Palestina, bagaimana perang antara Pakistan dan Afghanistan berhenti semua,"
Artikel Terkait
Gubernur NTT Buka Dialog, PPPK Khawatirkan Ancaman Pemutusan Kerja
Nusron: Upaya Mediasi Prabowo Dapat Dukungan Negara Timur Tengah
Polres Kotamobagu Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Wartawan
Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar