Status gunung itu sendiri masih bertahan di Level II atau Waspada. Namun begitu, imbauan keras disampaikan kepada warga dan siapa pun yang berada di dekatnya: jangan beraktivitas dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi. Itu zona berbahaya.
Pihak berwenang meminta masyarakat tetap tenang. Ikuti arahan dari pemerintah daerah setempat, jangan langsung percaya pada kabar burung atau informasi yang sumbernya tidak jelas. Ketenangan dan kewaspadaan adalah kunci.
Ada ancaman lain yang perlu diwaspadai, terutama jika hujan turun dengan deras. Potensi banjir lahar bisa mengintai di sejumlah sungai yang berhulu di puncak gunung. Wilayah-wilayah seperti Dulipali, Padang Pasir, hingga Nawakote harus siaga.
Bagi yang terdampak hujan abu, siapkan masker atau penutup hidung dan mulut. Abu vulkanik itu halus, bisa mengganggu pernapasan. Lindungi diri sebaik mungkin.
Artikel Terkait
Polres Kotamobagu Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Wartawan
Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar
Polres Belitung Ungkap Jaringan Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas
Polri Musnahkan Sabu dan Etomidate Hasil Sitaan di Mabes