Yogyakarta - Menjelang Lebaran, tradisi bagi-bagi angpau memang tak terelakkan. Tak heran, permintaan uang baru, terutama pecahan kecil, selalu melonjak drastis. Sayangnya, momen ini juga sering dimanfaatkan oleh oknum nakal untuk menyebarkan uang palsu. Makanya, hati-hati kalau mau menukar uang, apalagi di hari-hari mendekati puncak arus mudik.
Daripada ambil risiko, lebih baik urus penukaran lewat jalur resmi aja. Bank Indonesia sendiri selalu menyarankan masyarakat datang ke bank atau layanan kas keliling mereka. Di sana, keaslian uang terjamin, kualitasnya masih layak edar, dan yang pasti, nominalnya pas tanpa ada potongan macam-macam.
Nah, buat warga Yogyakarta dan sekitarnya, ada layanan khusus nih. Penukaran uang digelar di Wana Graha Bhakti Yasa, kawasan GOR Among Rogo, mulai tanggal 3 sampai 5 Maret 2026. Kegiatan ini bagian dari program BI bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri, atau yang biasa disingkat Serambi.
Menurut Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, edukasi kepada masyarakat soal ciri-ciri uang asli terus digencarkan. Metodenya pakai yang 3D: dilihat, diraba, dan diterawang.
“Kami terus sosialisasikan, termasuk lewat metode 3D tadi. Ini penting banget, mengingat Yogya kan kota wisata. Banyak turis datang, jadi pemahaman masyarakat tentang keaslian rupiah harus baik,” jelas Sri Darmadi, Kamis (5/3/2026).
Di sisi lain, pengawasan di lapangan juga diperketat. Pihak berwenang bakal lebih jeli memantau pusat-pusat keramaian dan aktivitas ekonomi, buat mengantisipasi peredaran uang tiruan.
Kalau kamu nemu atau sekadar curiga ada uang palsu beredar, jangan diam saja. Langsung laporkan ke bank terdekat atau polisi. Laporan dari masyarakat sangat membantu agar tindakan cepat bisa diambil.
Intinya, Lebaran harusnya bikin senang. Jangan sampai gara-gara uang palsu, suasana jadi rusak. Waspada dan pilih jalur aman, itu kuncinya.
Artikel Terkait
Gedung Putih Pastikan Wapres AS Pimpin Delegasi ke Pakistan untuk Bicara dengan Iran
Trump Unggah Gambar AI Dirinya Serupa Yesus, Kian Panaskan Ketegangan dengan Vatikan
Mentan Klaim Stok Beras 4,9 Juta Ton Siap Hadapi El Nino 2026
Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar Mulai 1 Juli 2026