Namun begitu, ada kendala yang dihadapi. Polisi menemui kesulitan dalam mengidentifikasi para pelaku. Pasalnya, nama-nama yang dilaporkan korban ternyata bukan nama asli, melainkan alias.
"Kemarin ada beberapa yang kita harus dalami karena dari keterangan korban ini yang dilaporkan nama-nama alias semua," lanjut Andika menjelaskan situasi yang rumit itu.
Untuk mengurai benang kusut ini, polisi pun menjalin koordinasi dengan pihak kampus. Tujuannya jelas: mendapatkan identitas dan nama lengkap mahasiswa yang diduga terlibat. Data itu sangat krusial untuk proses pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus yang menghebohkan ini terus ditangani. Masyarakat pun menunggu, bagaimana penyidikan akan berjalan mengingat kompleksnya identitas pelaku yang masih samar.
Artikel Terkait
KPK Temukan Indikasi Pengkondisian Saksi dalam Kasus Bupati Pati
Peneliti BRIN: Padang Lamun Indonesia Simpan Karbon Setara 14-30% Emisi Nasional
KPK Sita 5 Mobil di Kantor Pusat Bea Cukai Terkait Kasus Suap
Sumbawa Perkuat Mitigasi Bencana Usai Catat Indeks Risiko Tertinggi di NTB