Angka itu sejalan dengan pernyataan juru bicara kepolisian dan angkatan laut setempat, yang menyebut 61 prajurit masih belum ditemukan.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, memberikan kabar sedikit lebih baik. Ia menyebut 32 tentara Iran berhasil diselamatkan dari bangkai kapal fregat itu. Saat ini, mereka semua sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di kota Galle.
Seorang fotografer AFP di lokasi melaporkan pemandangan yang suram. Rabu malam, puluhan jenazah yang diduga kuat adalah tentara Iran yang gugur, mulai dibawa masuk ke rumah sakit setempat.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sudah mengklaim tanggung jawab. Ia mengumumkan bahwa kapal selam AS-lah yang menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia, dekat Sri Lanka itu.
"Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan sebuah kapal perang Iran yang mengira mereka aman di perairan internasional," sebut Hegseth. "Namun, kapal itu justru ditenggelamkan oleh torpedo."
Artikel Terkait
Serangan Israel di Beirut Tewaskan Pejabat Senior Hamas
Pembakaran Lahan Picu Asap Tebal dan Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai-Langsa
BMKG Waspadai Tiga Bibit Siklon Tropis, Berpotensi Picu Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Transjakarta Konfirmasi Pramudi Terlibat Cekcok dengan Pengemudi BYD di Jalur Busway