Asap tebal tiba-tiba menyergap ruas Jalan Tol Binjai-Langsa, Kamis (5/3) lalu. Bukan kabut biasa, melainkan asap dari pembakaran lahan yang membuat jarak pandang nyaris nol. Di kilometer 25 400 arah B, kondisi itulah yang memicu sebuah kecelakaan beruntun.
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono, sumber masalahnya berasal dari seorang warga. Berinisial GSN, dia diduga membakar lahannya. Api yang menjalar tak terkendali, dibantu angin, akhirnya mencapai area right of way (ROW) jalan tol.
"Akibat kebakaran tersebut menimbulkan asap tebal sehingga menutupi jalur main road," kata Dhery.
Petugas berusaha memadamkan, tapi situasinya malah makin runyam. Api membesar, asap pun kian pekat menyelimutu jalan. Upaya darurat pun dilakukan dengan memanggil Damkar dan mengerahkan water tank. Namun, sebelum api benar-benar padam, musibah sudah terlanjur terjadi.
Tabrakan beruntun itu melibatkan tiga kendaraan: sebuah Mitsubishi Xpander, Ford Ranger, dan satu kendaraan golongan III. Kekacauan di tengah kepulan asap itu berakhir dengan seorang penumpang, SS, mengalami luka ringan di kaki.
"Akibat kebakaran tersebut muncul asap tebal yang menutupi jalur main road sehingga jarak pandang pengendara menjadi terbatas," jelas Dhery Fajariandono lagi, menegaskan penyebab utama insiden tersebut.
Kini, polisi tak hanya menangani dampak kecelakaan. Mereka juga memanggil semua pihak terkait, mulai dari pelaku pembakaran lahan hingga para korban tabrakan, untuk dimediasi. Soal siapa yang harus bertanggung jawab atas kerugian ini, tampaknya masih perlu dibicarakan lebih lanjut.
Artikel Terkait
AS Cegat Kapal Kargo Iran di Teluk, Perundingan Terancam Batal
JK Klaim Jokowi Bisa Jadi Presiden Berkat Perannya, Merespons Laporan Polisi
AZ Alkmaar Hancurkan NEC Nijmegen 5-1, Juara Piala Belanda
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz, DPR: Stabilitas Kawasan Sangat Rentan