kata Kermanpour dalam pernyataan yang dikutip ILNA, Rabu kemarin. Situasi di rumah sakit-rumah sakit dipastikan sangat penuh dan genting.
Ketegangan di Timur Tengah jelas sudah memuncak. Sejak Sabtu (28/2) waktu setempat, serangan skala besar AS dan Israel ini terus berlanjut tanpa henti. Menurut sejumlah laporan, targetnya beragam: mulai dari posisi rudal, aset angkatan laut, hingga pusat komando dan kendali militer Iran.
Yang membuat situasi makin parah, serangan ini juga menewaskan sejumlah tokoh kunci Teheran. Bahkan, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, disebut-sebut termasuk di antara korban. Informasi ini, jika benar, tentu akan mengubah peta konflik secara drastis. Gelombang serangan itu belum tampak akan mereda, dan dunia hanya bisa menunggu dengan cemas apa yang akan terjadi selanjutnya.
Artikel Terkait
Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS di Lepas Pantai Sri Lanka, 87 Tewas
Longsor dan Angin Kencang Robohkan Dua Rumah Warga di Bogor
Inggris Kerahkan Kapal Perang HMS Dragon ke Siprus Antisipasi Ketegangan Iran-AS-Israel
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Sekolah di Jakarta Selatan