AS Rugi Rp33 Triliun dalam Empat Hari Konflik dengan Iran

- Rabu, 04 Maret 2026 | 17:15 WIB
AS Rugi Rp33 Triliun dalam Empat Hari Konflik dengan Iran

Di Kuwait, situasinya cukup kacau. Foto-foto yang beredar menunjukkan atap runtuh di beberapa titik di Pangkalan Udara Ali Al Salem pasca serangan. Camp Arifjan menjadi lokasi tragis dimana enam personel militer AS tewas. Sementara itu, sebuah video yang viral memperlihatkan drone melayang di atas Camp Buehring sebelum akhirnya meledak di dalam perimeter pangkalan.

Menurut sejumlah saksi dan bukti visual yang diverifikasi The New York Times, instalasi militer di Bandara Internasional Erbil, Irak, juga berulang kali diserang. Asap dan api terlihat jelas. Citra satelit di hari Minggu pagi memperlihatkan empat struktur yang rusak parah atau bahkan hancur sama sekali.

Sementara itu, di Dubai, citra satelit Pelabuhan Jebel Ali menangkap kepulan asap dari sebuah bangunan besar di area rekreasi Angkatan Laut AS. Meski bukan pangkalan resmi, Jebel Ali adalah salah satu pelabuhan andalan AS di kawasan ini.

Fasilitas Diplomatik Turut Diserang

Serangan tidak hanya berfokus pada instalasi militer. Misi diplomatik AS di beberapa negara juga kena imbas. Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, dilaporkan terkena dua drone. Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyebutkan hanya terjadi kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan. Namun, The Washington Post melaporkan kantor CIA di dalam kompleks itu juga ikut terdampak.

Kedutaan AS di Kuwait City tidak luput. Serangan menggunakan drone dan rudal ini disebut pejabat Kuwait sebagai aksi yang "brutal". Asap mengepul di sekitar kompleks, meski rincian kerusakannya masih simpang siur. Kedutaan itu kini ditutup sementara, staf non-esensial dan keluarga mereka sudah dievakuasi.

Konsulat Jenderal AS di Dubai juga jadi sasaran. Sebuah drone menghantam area parkirnya dan memicu kebakaran. Untungnya, api berhasil dipadamkan oleh petugas setempat. Tidak ada kerusakan struktural besar yang dilaporkan, tetapi suasana mencekam jelas terasa.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar