Di sisi lain, persiapan fasilitas penunjang di pelabuhan juga digenjot. Pemerintah menyiapkan segalanya, mulai dari tenda penutup area antrean, pos pelayanan, hingga pos kesehatan. Bahkan kebutuhan dasar seperti toilet portabel dan tempat ibadah juga disediakan.
"Terus UMKM, toilet portabel, lokasi tempat ibadah, termasuk kita menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos kesehatan. Semua bahu-membahu menyiapkan di sini," ucap Hengki dengan nada optimis.
Targetnya, semua persiapan ini harus rampung paling lambat tanggal 9 Maret 2026. Nah, ada kabar baik lainnya. Aktivitas bongkar muat batu bara yang biasanya ramai di pelabuhan akan dihentikan sementara selama puncak arus mudik. "Termasuk tadi sudah disampaikan, bongkar muat batu bara itu pun akan berakhir dan operasionalnya disetop tanggal 9," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Takbiran Idul Fitri yang Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi
Putin Tawarkan Diri Jadi Penengah Krisis Timur Tengah Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Dua Lapangan Padel di Jakarta Utara Disegel Lantaran Tak Miliki Izin Bangunan
Bupati Pekalongan Ditangkap KPK Saat Mengisi Daya Mobil Listrik di Semarang