Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas, dan kali ini Qatar berada di pusat sorotan. Pada Selasa (3/3), pemerintah Doha dengan tegas membantah klaim yang menyebut mereka ikut serta dalam serangan militer terhadap Iran. Bantahan ini disampaikan langsung oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri mereka, Majed Al-Ansari.
Semuanya berawal dari laporan sejumlah media Israel. Mereka mengutip sumber-sumber Barat yang mengatakan Qatar telah melancarkan serangan ke wilayah Iran dalam sehari terakhir. Klaim itu langsung mengguncang, mengingat posisi Qatar yang selama ini dikenal sebagai mediator di kawasan.
Namun begitu, Al-Ansari dengan cepat meluruskan. Melalui sebuah postingan di platform media sosial X, ia menampik keras keterlibatan negaranya dalam operasi ofensif apapun.
Intinya, Qatar menegaskan bahwa yang mereka lakukan hanyalah tindakan pertahanan diri. Bukan ofensif. Ini adalah hak sah sebuah negara berdaulat, begitu penekanan dari Doha. Al-Ansari juga tak lupa mengingatkan media internasional. Ia meminta agar dalam melaporkan situasi, para jurnalis mengandalkan sumber resmi dari Qatar, bukan sekadar kabar dari pihak ketiga yang belum tentu akurat.
Artikel Terkait
Pengusaha Rokok Minta Maaf Langsung ke Korban Tabrak Lari, Janji Tanggung Biaya dan Pendidikan
Jawa Tengah Lantik 164 Kepala Sekolah dan 3.035 PNS Baru untuk Perkuat Mutu Pendidikan
BTS Umumkan Daftar Lagu Album Studio Kelima ARIRANG Jelang Rilis 2026
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan dan Pertahankan Status Tersangka Yaqut