Bagi para calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, persiapan memasuki tahap akhir seleksi pusat semakin serius. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI baru saja merilis jadwal resmi untuk pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara. Semuanya bakal digelar dalam satu hari.
Lewat unggahan di akun Instagram @kemenhaj.ri, panitia menetapkan tanggal 18 Desember 2025 sebagai hari H. Lokasinya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Nah, untuk yang lolos ke tahap ini, ada sejumlah ketentuan teknis dan administratif yang wajib diperhatikan.
Acara dimulai pukul 07.30 WIB. Tapi peserta diharapkan sudah hadir 30 menit sebelumnya. Soal peserta wawancara, mereka akan diambil dari peringkat tertinggi di tiap layanan, sesuai kebutuhan formasi yang ada.
Untuk urusan penampilan, aturannya cukup spesifik. Peserta laki-laki wajib mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam. Sementara peserta perempuan harus memakai kemeja putih lengan panjang, rok atau celana hitam, serta kerudung hitam.
Persiapan teknisnya juga tak kalah penting. Peserta harus menggunakan ponsel Android dan sangat dianjurkan membawa power bank. Aplikasi bernama 'CATPETUGAS' wajib diinstal. Bisa diunduh langsung dari Play Store.
Jangan lupa bawa Kartu Peserta Seleksi dengan ukuran 10 cm x 16 cm. Kartu ini harus dimasukkan ke dalam holder ID card plastik yang bertali warna biru. Kartunya sendiri bisa diunduh dari aplikasi pendaftaran petugas.
Ada beberapa poin lain yang perlu diingat. Status "Lolos Verifikasi" dan ketentuan ujian CAT bisa dicek di akun masing-masing peserta. Panitia juga mengingatkan bahwa mereka tidak menyediakan konsumsi. Lebih baik lagi kalau peserta memakai transportasi umum.
Sebagai antisipasi, siapkan cadangan koneksi seperti SIM-card dari operator berbeda atau modem tambahan. Gangguan jaringan bisa terjadi kapan saja. Terakhir, demi kelancaran tes, nonaktifkan atau uninstall aplikasi lain yang tidak berkaitan.
Jalur Waktu Ibadah Haji 2026
Sementara itu, garis besar perjalanan ibadah haji 1447 H atau 2026 M sudah dipetakan. Rencananya, jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, bertepatan dengan 4 Dzulqa'dah 1447 H.
Pemberangkatan gelombang pertama dari Tanah Air menuju Madinah dimulai sehari setelahnya, yaitu 22 April. Perpindahan dari Madinah ke Makkah untuk gelombang ini baru dimulai pada 1 Mei 2026.
Gelombang kedua punya skema berbeda. Mereka akan terbang langsung dari Tanah Air ke Jeddah, dengan periode pemberangkatan dari 7 Mei hingga 21 Mei 2026.
Puncak ibadah, yaitu wukuf di Arafah, jatuh pada 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H). Sehari sebelumnya, jemaah akan diberangkatkan dari Makkah ke Arafah. Idul Adha 1447 H dirayakan pada 27 Mei.
Masa Tasyriq berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 Mei 2026. Nafar Awal jatuh pada 29 Mei, dan Nafar Tsani pada 30 Mei.
Pemulangan jemaah pun dilakukan bertahap. Gelombang I mulai dipulangkan dari Makkah via Jeddah pada 1 Juni 2026, dan diharapkan tiba di Tanah Air di tanggal yang sama. Proses kepulangan mereka berakhir paling lambat 15 Juni.
Sementara itu, gelombang II akan berangkat dari Makkah ke Madinah mulai 7 Juni. Pemulangan mereka dari Madinah baru dimulai pada 16 Juni 2026, yang kebetulan juga merupakan Tahun Baru Hijriah 1448 H. Kedatangan terakhir jemaah gelombang II di Indonesia dijadwalkan paling akhir 1 Juli 2026.
Menutup rangkaian, Bandara King Abdulaziz International (KAAIA) Jeddah akan menutup penerbangan kedatangan jemaah tepat pada 21 Mei 2026 pukul 24.00 waktu setempat.
Artikel Terkait
Dua Petinggi Sritex Divonis 14 dan 12 Tahun Penjara atas Korupsi Kredit Rp1,35 Triliun
Polisi Serahkan Empat Tersangka SMS Phishing E-Tilang Palsu ke Kejaksaan
Pemprov DKI Jakarta Prioritaskan Penataan 211 RW Kumuh di Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada 2026
Pemilahan Sampah di Jakarta Resmi Dimulai 10 Mei, Digandengkan dengan CFD Rasuna Said