Polemik ini muncul di saat yang cukup ironis. Pasalnya, karir solo Jungkook sedang di puncak. Baru-baru ini ia masuk peringkat 18 dalam daftar Top 25 Most Famous Persons in the World, menjadi satu-satunya wakil dari Korea Selatan. Namanya juga masuk daftar serupa versi AOL, sejajar dengan nama besar seperti Justin Bieber.
Belum lagi statusnya sebagai duta merek global untuk raksasa seperti Hublot dan Calvin Klein. Menjelang wajib militernya Desember lalu, kabarnya ia bahkan dapat tawaran menggiurkan: tampil di panggung Super Bowl 2024 bersama Usher membawakan "Standing Next To You". Tawaran yang gagal terealisasi, tapi cukup menunjukkan betapa tingginya nilai dirinya di kancah internasional.
Kontroversi ini juga mengingatkan publik pada pernyataan leader BTS, RM, di akhir 2025 silam. RM waktu itu mengaku sempat berkali-kali mempertimbangkan untuk membubarkan atau menghentikan grup sementara. Sebuah pengakuan yang kini terasa lebih relevan untuk direfleksikan.
Hingga berita ini diturunkan, Hybe masih tetap bungkam. Belum ada pernyataan resmi satu pun dari pihak perusahaan mengenai siaran langsung yang memicu ribut itu.
Sementara itu, jadwal BTS tetap berjalan. Album penuh kelima bertajuk "Arirang" akan dirilis 20 Maret. Esoknya, mereka akan menggelar penampilan comeback gratis di Gwanghwamun Square, Seoul. Tur dunia mereka yang megah rencananya mulai digulirkan April di Goyang Stadium, mencakup 79 pertunjukan di 34 kota di seluruh penjuru dunia. Semua mata kini tertuju, bagaimana grup ini akan melangkah ke depan.
Artikel Terkait
Mantan Jenderal Soroti Peran Intelijen di Balik Serangan AS-Israel ke Iran
Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden dan Parpol Bahas Antisipasi Krisis Global
Presiden Prabowo Undang Tokoh Senior Bahas Ancaman Krisis Timur Tengah
Bayi Perempuan Ditemukan Hidup di Tas Hitam Pasar Nalo, Ibu Kandung Ditangkap