Bambang kemudian menegaskan prinsip dasar politik luar negeri kita. Sebagai bangsa dengan prinsip bebas dan aktif, Indonesia harus konsisten. Posisinya jelas: tidak memihak siapapun. Setiap negara, tanpa kecuali, diharapkannya untuk menghormati hukum internasional yang berlaku. Itu jalan terbaik.
Di sisi lain, ia melihat langsung contoh nyata kerukunan itu di Singkawang. Kota yang sedang ia kunjungi itu justru menunjukkan sesuatu yang indah. Perbedaan yang ada sama sekali tidak jadi pemicu perpecahan. Malah sebaliknya.
Dari sanalah ia kembali menegaskan satu hal. Indonesia pada hakikatnya adalah negara yang benar-benar menjunjung tinggi nilai perdamaian. Bukan sekadar wacana.
Artikel Terkait
Korban Tewas Serangan AS-Israel di Iran Tembus 787 Jiwa, Konflik Meluas ke Lebanon
Pramono Anung Apresiasi JIS sebagai Legacy Anies, Fokus Kini pada Penyempurnaan Akses Transportasi
BoA Dirikan Agensi Sendiri Usai Tinggalkan SM Entertainment Setelah 25 Tahun
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Mei 2026