MURIANETWORK.COM - Pemprov Jabar kini melarang para siswa atau peserta didik membawa ponsel dan sepeda motor ke sekolah masing-masing. Larangan itu berlaku pada 2 Mei 2025.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengatakan, per hari ini seluruh peserta didik tingkat sekolah dasar dan menengah pertama tidak boleh membawa ponsel maupun sepeda motor.
"Per hari ini anak SD dan SMP tidak boleh bawa sepeda motor dan hp," kata Dedi Mulyadi, Selasa (2/5/2025).
Sementara untuk, peserta didik tingkat SMA yang belum cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), juga tidak diperkenankan membawa sepeda motor ke sekolah.
"Untuk anak SMA itu yang belum cukup umur tidak boleh bawa kendaraan bermotor," ujarnya.
Menurutnya, larangan untuk membawa sepeda motor bagi siswa ini harus diberlakukan, karena telah melanggar undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Dalam aturan itu, setiap pengemudi diwajibkan untuk memiliki dokumen seperti SIM dan STNK. Kemudian, mereka harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
"Kan itu undang-undang lalu lintas. Selama ini penegakannya tidak bisa berjalan karena ada keraguan tindakan di lapangan," tuturnya.
Sumber: era
Artikel Terkait
Marc Marquez Juarai Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 Usai Dominasi Penuh dari Start Hingga Finis
Kapten Marseille Leonardo Balerdi Cedera Betis, Tinggalkan Pemusatan Latihan Timnas Argentina
Rachel/Febi Gagal ke Final Usai Dikalahkan Unggulan Pertama China di Semifinal Indonesia Open 2026
Timnas Voli Putri Indonesia Kalahkan Iran 3-1 di Laga Perdana AVC Cup 2026