Kiprah dan konsistensinya membela umat pun dapat apresiasi. Nur Rahmah, seorang tokoh pimpinan majelis taklim di Jakarta, menyebutkan sejumlah capaian. Misalnya, lahirnya UU Pesantren dan kenaikan status Direktur Pesantren jadi Direktorat Jenderal. "Ini disambut antusias oleh banyak kalangan," katanya.
Sementara itu, Diana Abbas Thalib menyampaikan pesan yang tak kalah penting. Dia mengingatkan semua yang hadir, terutama para ibu, untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kesehatan.
Dia pun mengajak para ibu untuk menjadikan bulan suci ini sebagai titik awal perbaikan pola hidup, setelah sebelas bulan beraktivitas padat.
Acara sebelumnya diisi sambutan dari Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga DPW PKS DKI Jakarta, Zahrina Nurbaiti, yang juga anggota DPRD DKI. Hadir pula Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga DPP PKS, Eko Yuliarti Siroj.
Rangkaian acara makin semarak dengan penampilan grup nasyid Gradasi, dilanjutkan tausiyah Ramadan dari Aan Rohana, yang juga Hakim Mahkamah PKS. Intinya, kegiatan ini diharapkan bisa memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat, ormas perempuan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menariknya, sehari sebelumnya, Minggu (1/3), di tempat yang sama HNW juga mengadakan buka bersama dengan sejumlah tokoh muslim. Mulai dari Ketua MUI, Ketua PP Muhammadiyah, Ketua DMI, sampai perwakilan dari IKADI, Pemuda Pancasila, dan PKS Jakarta Selatan. Rupanya, Ramadan tahun ini memang penuh dengan agenda silaturahmi.
Artikel Terkait
Sultan Cirebon Minta Dukungan Revitalisasi Keraton Kasepuhan ke Kemendikbud
Melaney Ricardo Ungkap Pengalaman Nyaris Tewas Usai Hura-hura di Kelab Malam
ASDP Siapkan Strategi Penyebaran dan Diskon untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Presiden Prabowo Ngabuburit ke Museum Nasional, Apresiasi Revitalisasi Warisan Budaya