Itu sebabnya, dia punya satu permintaan khusus: bertemu Mawa secara empat mata. Tanpa kuasa hukum, tanpa keluarga, tanpa siapapun. Sebagai seorang suami dan ayah dari satu anak, Insanul merasa punya hak untuk membicarakan masa depan rumah tangganya secara privat. Dia ingin percakapan itu berlangsung tenang, jauh dari hiruk-pikuk dan gangguan.
"Saya berharap sebenarnya kuasa hukum atau siapa pun keluarga itu nggak ikut-ikut dulu. Jadi biar ini saya selesaikan, saya mau menyelesaikan ini secara tertutup karena ini urusan saya dan saya sebagai suami saya punya hak untuk meminta juga bisa berdiskusi,"
tegasnya.
Permintaan itu terdengar sederhana, tapi di tengah sorotan publik yang begitu terang, mungkin justru itulah hal yang paling sulit didapat. Waktulah yang akan menjawab apakah upayanya kali ini membuahkan hasil.
Artikel Terkait
Megawati Absen dari Silaturahmi Presiden Prabowo, PDIP Sebut Ada Agenda di Bali
Polisi Bongkar Jaringan Perburuan Liar Gajah Sumatera di Pelalawan, 15 Tersangka Diamankan
HNW Ajak Jaga Silaturahmi dan Soroti Stunting dalam Buka Puasa Bersama Tokoh Perempuan
SBY Peringatkan Ancaman Defisit APBN Ratusan Triliun Akibat Perang Timur Tengah