Berbicara pada jaringan berita IRIB, Araghchi mendesak transparansi penuh dari Kuwait soal narasi yang mereka sodorkan.
Tak cuma itu, dia juga menyelipkan ejekan halus soal keandalan teknologi militer Barat. Baginya, ada ironi pahit ketika sistem buatan Amerika justru menghancurkan aset mereka sendiri.
Menurut sang menteri, klaim Kuwait jika terbukti juga bertentangan dengan pernyataan sejumlah negara tetangga di kawasan yang sebelumnya menjamin wilayah mereka tidak dipakai sebagai pangkalan untuk serangan AS terhadap Iran. Situasinya jadi makin rumit, dan nuansa saling tuduh pun kian menguat.
Artikel Terkait
Menteri KLHK Apresiasi Polri Usai 15 Tersangka Penembakan Gajah Sumatera Ditetapkan
Hizbullah Serang Tiga Pangkalan Militer Israel, Balas Serangan ke Lebanon
Bapanas Targetkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 33 Juta Keluarga Tersalur Sebelum Lebaran 2026
Polisi Amankan Dua Penjual Bahan Peledak di Surabaya, Modus Jualan via Facebook dan WhatsApp