Bara di Timur Tengah: Seberapa Dekat Kita dengan Jurang Perang Dunia?
Suasana di kawasan Timur Tengah kembali tegang. Pemicunya? Serangan gabungan yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat terhadap sasaran-sasaran di Iran. Aksi militer ini bukan cuma menambah panjang daftar konflik di wilayah itu, tapi juga memantik pertanyaan besar yang menggelisahkan banyak pihak: akankah ini jadi awal dari Perang Dunia Ketiga?
Menurut pengamatan Teuku Rezasyah, seorang pakar hubungan internasional, kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Kemungkinan itu, katanya, benar-benar ada. "Secara teori, PD III bisa terwujud dengan tiba-tiba," ujarnya.
Rezasyah menjelaskan argumennya kepada wartawan Rabu lalu. Salah satu faktor kuncinya adalah siapa yang terlibat.
"Aktor utama sudah jelas, yakni Amerika Serikat dan Israel, yang menyerang Iran tanpa menghormati hukum internasional," tegasnya.
Ia melanjutkan, aktor pendampingnya adalah sekumpulan negara di Timur Tengah yang punya perjanjian keamanan dengan AS atau Israel. Lalu, ada lagi aktor susulan: negara-negara di luar kawasan yang punya komitmen untuk saling mendukung AS jika ada ancaman yang bisa mereka tafsirkan sebagai ancaman bersama juga.
"Ke dalam aktor susulan ini adalah mereka yang terhimpun dalam NATO, AUKUS, ANZUS. Tidak terkecuali tetangga-tetangga RI di ASEAN yang memiliki basis AS di sana," papar Rezasyah.
Artikel Terkait
Tanah Bergerak di Bogor Rusak Tiga Rumah, 15 Jiwa Terdampak
Ruas Tol Bawen-Ambarawa Ditargetkan Operasional Saat Mudik Lebaran 2026
DPR Dukung Upaya Prabowo Jadi Mediator AS-Israel-Iran
Wamen Bima Arya Lepas Gelombang II Praja IPDN di Aceh Tamiang, Gelombang III Akan Menyusul