"Kerajaan Arab Saudi telah konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran," tulis Nazer.
Dia menegaskan, "Tidak pernah dalam seluruh komunikasi kami dengan pemerintahan Trump, kami melobi Presiden untuk mengadopsi kebijakan yang berbeda."
Jadi, narasi yang berkembang dan penolakan resminya kini berhadap-hadapan. Satu sisi mengandalkan laporan investigatif, sisi lain bersandar pada penyangkalan diplomatik. Situasinya jadi agak rumit, dan publik tentu menunggu perkembangan lebih lanjut.
Artikel Terkait
THR PPPK Paruh Waktu Banten Masih Tunggu Kejelasan Pusat dan Mekanisme Daerah
Mensos Pacu Penyaluran Bantuan Rp 1 Triliun untuk Korban Bencana Sumatera Sebelum Lebaran
Laba Bersih SMAR Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat pada 2025
Ahok Ungkap Prosedur Dilangkahi, Kerugian LNG Bisa Capai 300 Juta Dolar