"Kerajaan Arab Saudi telah konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran," tulis Nazer.
Dan ia pun menambahkan penekanan yang lebih kuat. "Tidak pernah dalam seluruh komunikasi kami dengan pemerintahan Trump, kami melobi Presiden untuk mengadopsi kebijakan yang berbeda."
Jadi, klaim bahwa Riyadh mendorong serangan militer ditampik mentah-mentah. Bantahan ini, seperti dilaporkan Al Arabiya, muncul sebagai sanggahan langsung terhadap laporan The Washington Post yang sempat menghebohkan itu.
Artikel Terkait
Laba Bersih SMAR Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat pada 2025
Ahok Ungkap Prosedur Dilangkahi, Kerugian LNG Bisa Capai 300 Juta Dolar
Iran Kecam AS di Sidang DK PBB Soal Perlindungan Anak di Konflik
IRGC Ancam Balas Dendam Usai Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan Khamenei