Tak berhenti di serangan fisik, Israel juga mengeluarkan peringatan keras. Sekitar 50 kota dan desa di selatan dan timur Lebanon, yang merupakan basis kuat Hizbullah, diminta untuk segera dievakuasi.
Juru bicara militer Israel, Ella Waweya, menyampaikan peringatan itu lewat platform media sosial X.
"Tindakan Hizbullah memaksa IDF untuk bertindak melawannya. Demi keselamatan Anda, segera tinggalkan rumah dan menjauhlah setidaknya 1.000 meter dari desa menuju area terbuka," tulisnya.
Suasana di Beirut pagi itu tentu mencekam. Setelah periode tenang yang relatif lama, dentuman ledakan kembali mengingatkan warga pada konflik yang sebenarnya belum benar-benar padam.
Artikel Terkait
DPR Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah bagi Jemaah Umrah
Penerbangan Makassar-Jeddah Tetap Normal di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Militer untuk Try Sutrisno di TMP Kalibata
Pekerja Tewas Tertimpa Alat Berat di Depo KBN Marunda