Serangan Iran Tewaskan Satu Warga Asia di Bandara Abu Dhabi

- Minggu, 01 Maret 2026 | 07:10 WIB
Serangan Iran Tewaskan Satu Warga Asia di Bandara Abu Dhabi

Langit malam di Uni Emirat Arab mendadak berubah jadi panggung konflik. Sebagai balasan atas serangan AS dan Israel, Iran meluncurkan rudal-rudalnya ke sejumlah wilayah UEA. Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi jadi salah satu sasaran yang kena.

Lewat sebuah pernyataan di X, pihak bandara mengonfirmasi insiden memilukan itu. Satu warga negara Asia dilaporkan tewas, sementara tujuh orang lainnya menderita luka-luka.

“Bandara Abu Dhabi mengkonfirmasi insiden di Bandara Internasional Zayed yang mengakibatkan satu kematian warga negara Asia dan tujuh luka-luka,”

Begitu bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dilansir AFP, Minggu pagi.

Tidak hanya Abu Dhabi. Menurut laporan Anadolu Agency, Bandara Internasional Dubai (DXB) juga merasakan dampak serangan yang terjadi di pagi buta itu. Empat anggota staf bandara terluka dalam insiden tersebut.

Di sisi lain, lewat unggahan terpisah di X, Dubai Airports mengakui ada kerusakan ringan di sebuah ruang tunggu. Mereka bilang, situasi langsung bisa dikendalikan berkat respons cepat tim darurat.

Untungnya, rencana evakuasi sudah disiapkan. Sebagian besar terminal sempat dikosongkan dari penumpang sebelum kejadian, sehingga korban jiwa bisa ditekan. Keempat staf yang cedera pun langsung mendapat perawatan medis.

Semua ini berawal dari serangan AS dan Israel ke Iran, Sabtu lalu. Iran tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Yang jadi sorotan, Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran.

Namun begitu, pihak Iran sendiri masih tutup mulut. Belum ada konfirmasi resmi apa pun mengenai kabar tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar