Malam Sabtu (28/2) di Jakarta berlangsung meriah dengan puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara. Acara ini bukan sekadar perhelatan biasa. Menurut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, gelaran ini adalah bukti nyata akulturasi berbagai budaya yang hidup di Indonesia.
Irene, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026, menekankan hal itu dalam sambutannya. Suasana saat itu penuh dengan gemerlap lampu dan riuh rendah pengunjung.
Budaya, dalam pandangannya, adalah identitas sekaligus motor baru untuk perekonomian. Dia pun mengajak semua pihak untuk berkolaborasi mengembangkannya.
Di sisi lain, acara ini punya tujuan strategis lainnya: mempromosikan Indonesia sebagai destinasi untuk merayakan Imlek dan Ramadhan. Kebetulan tahun ini, kedua perayaan itu berjalan beriringan. Perayaan nasional sendiri digelar di banyak daerah. Di Jakarta, kemeriahan terlihat dari panggung pertunjukan talenta dan ramainya bazar produk lokal.
Artikel Terkait
Iran Tetapkan Perkabungan Nasional 40 Hari Usai Konfirmasi Wafatnya Ayatollah Khamenei
Pemerintah Pantau Ketat WNI di Iran Usai Serangan AS-Israel
KPK Ingatkan Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar Harus Sesuai Peruntukan
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Negara Tetapkan Masa Berkabung 40 Hari