Suasana Pondok Pesantren Tarbiyatul Ulum Sumursongo di Magetan sore itu terasa hangat. Menjelang buka puasa, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, hadir berdialog dengan para tokoh agama, pengasuh ponpes, santri, dan warga sekitar. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian resesnya di tahun 2026.
Di bulan Ramadan ini, Ibas mengajak semua yang hadir untuk melihat makna yang lebih luas. Menurutnya, Ramadan bukan cuma soal ibadah individu semata. Lebih dari itu, bulan suci ini seharusnya jadi energi sosial yang menyatukan dan mendorong perubahan nyata di masyarakat.
“Iman yang kuat melahirkan karakter. Karakter yang kuat melahirkan peradaban. Ketika hati terjaga, negeri pun terjaga,”
ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Pesantren, dalam pandangannya, punya peran yang sangat mendalam. Lembaga ini bukan sekadar tempat belajar agama. Sejarah panjang membuktikan, pesantren adalah pusat pembentukan moral, kawah candradimuka kepemimpinan, dan pengabdian sosial.
“Pondok pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga bagian dari sejarah perjuangan bangsa yang sejak dahulu menjadi penggerak kemerdekaan dan pembangunan Indonesia,”
tegas Ibas.
Ia punya keyakinan besar pada para santri. Mereka inilah, generasi masa depan yang punya potensi luar biasa untuk berkontribusi di berbagai lini pembangunan nasional.
“Saya yakin para santri hari ini adalah generasi masa depan bangsa yang kelak dapat berprestasi di berbagai bidang dan mengabdikan diri untuk bangsa dan negara,”
tuturnya penuh semangat.
Namun begitu, jalan menuju kemajuan itu tidak bisa dilalui sendirian. Ibas menekankan, gotong royong seluruh elemen bangsa mutlak diperlukan. Dan komunitas pesantren, sebagai benteng moral, adalah salah satu pilar utamanya.
“Negara ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu golongan. Kita harus bergotong royong dan bergandengan tangan untuk memastikan kemajuan bangsa benar-benar tercapai,”
Artikel Terkait
Kemdikti dan Komnas Perempuan Perkuat Kolaborasi untuk Kampus Bebas Kekerasan Seksual
BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir-Longsor Sepekan ke Depan
FPTI Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan terhadap Delapan Atlet Panjat Tebing
Trump Serukan Warga Iran Gulingkan Pemerintah Usai Serangan Udara AS-Israel