Bentrokan di perbatasan Afghanistan dan Pakistan belum juga reda. Namun, dari sisi Kabul, ada sinyal ingin damai. Pemerintah Taliban yang kini memegang kendali menyatakan keinginan mereka untuk menyelesaikan konflik dengan tetangganya itu lewat jalur diplomasi. Pernyataan ini muncul setelah serangkaian insiden bersenjata yang memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Di sebuah konferensi pers di Kandahar, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mencoba menenangkan situasi.
"Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan masih menginginkan masalah ini diselesaikan melalui dialog," ujarnya, seperti dilaporkan Anadolu Agency, Sabtu lalu.
Namun begitu, nada bicaranya juga menyiratkan ketegangan yang masih membara. Mujahid mengungkapkan bahwa pesawat militer Pakistan masih terlihat mengudara di wilayah udara Afghanistan. Ini terjadi hanya beberapa jam setelah Islamabad diketahui melancarkan serangan udara, yang menyasar tidak hanya Kabul dan Kandahar, tapi juga sejumlah kota lain.
Artikel Terkait
Israel Tutup Wilayah Udara dan Berlakukan Status Darurat Usai Serangan ke Iran
Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terpidana Korupsi Minyak Pertamina
Polres Metro Tangerang Kota Gelar Buka Puasa Bersama 550 Warga dan Pengemudi Ojol
Jadwal Buka Puasa di Bali Beragam, Jembrana Paling Akhir