Belakangan ini, kita sering dikejutkan oleh berita-berita pilu. Kasus bunuh diri pada anak dan remaja, misalnya. Bagi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, rentetan peristiwa tragis itu ibarat alarm yang berbunyi nyaring. Alarm darurat untuk bangsa ini.
“Sekali lagi, kesehatan mental harus jadi agenda strategis. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam Dialog Solidaritas dan Partisipasi Publik di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Jumat (27/2). Acara yang mengusung tema 'Meningkatkan Ketahanan Psikososial sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat' itu menyoroti persoalan yang kian mengkhawatirkan.
Angkanya sendiri cukup mencengangkan. Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan sekitar 28 juta orang di Indonesia bergulat dengan masalah kesehatan mental. Bukan angka sederhana. Ini cermin dari masalah yang ruwet dan berlapis.
“Ini menunjukkan adanya gunung es,” sambung Cak Imin. “Yang sangat mengkhawatirkan dan setiap saat bisa membesar, bisa bertambah parah.”
Menurutnya, gangguan kesehatan mental jarang datang tiba-tiba. Ia dipicu oleh banyak hal yang saling berkait. Tekanan ekonomi dan kemiskinan yang sudah mengakar, misalnya. Lalu ada juga lemahnya ikatan sosial di masyarakat, ditambah minimnya pemahaman dan dukungan psikologis di tingkat akar rumput.
Artikel Terkait
Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terpidana Korupsi Minyak Pertamina
Polres Metro Tangerang Kota Gelar Buka Puasa Bersama 550 Warga dan Pengemudi Ojol
Jadwal Buka Puasa di Bali Beragam, Jembrana Paling Akhir
Israel Klaim Lakukan Serangan Pendahuluan, Ledakan Guncang Teheran