Bnetfit Transformasi dari ISP ke Juara ICT Nasional dengan Peta Jalan 2026

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:00 WIB
Bnetfit Transformasi dari ISP ke Juara ICT Nasional dengan Peta Jalan 2026

Acara buka puasa bersama di ARTOTEL Thamrin, Jumat lalu, ternyata bukan sekadar silaturahmi biasa. Di hadapan sejumlah awak media, Bnetfit justru membeberkan peta jalan ambisius mereka hingga tahun 2026. Visinya jelas, tapi cukup menggugah: mereka tak mau lagi hanya dikenal sebagai penyedia koneksi internet. Ambisi barunya adalah menjadi "juara ICT nasional", membangun ekosistem digital yang terukur, aman, dan berkelanjutan.

Tiga pimpinan puncak perusahaan hadir langsung untuk menyampaikan komitmen ini. Ada Victor Irianto, Ade Tjendra, dan Galuh Kusumah. Mereka satu suara menyatakan transformasi perusahaan sudah di depan mata.

"Kami tidak hanya ingin menjadi penyedia internet. Kami ingin menjadi pilar bagi perkembangan dunia digital Indonesia," tegas Ade Tjendra, sang CEO.

Ia melanjutkan, infrastruktur yang scalable, secure, dan reliable adalah fondasinya. Tujuannya? Membangun masa depan konektivitas yang mampu menopang transformasi digital, mulai dari level pemerintah, industri, sampai untuk generasi mendatang.

Sejalan dengan perubahan visi ini, terjadi juga pergeseran peran di internal. Victor Irianto, yang sebelumnya memegang tampuk CEO, kini beralih ke posisi Komisaris. Posisi ini akan ia fokuskan untuk memperkuat positioning perusahaan dalam menghadapi percepatan transformasi digital di tanah air yang makin kencang.

Lalu, seperti apa wujud ekosistem digital yang mereka gagas itu? Fokusnya meluas jauh dari sekadar kabel dan router. Mereka menyasar enam pilar utama.

Automation & AI akan jadi motor peningkatan efisiensi. Layanan Cloud yang scalable disiapkan untuk menampung data pelanggan. Aspek Security ditekankan untuk melindungi dari ancaman siber. Kemudian, Data Center yang andal akan dikembangkan bersama Nexbyte. IoT untuk mendukung smart city dan industri modern juga masuk dalam radar. Tak ketinggalan, Konektivitas Regional, khususnya jalur Indonesia-Singapura dan ASEAN, akan diperkuat sebagai koridor digital masa depan.

"Sekarang ini transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan," ujar Victor Irianto menegaskan.

Menurutnya, Bnetfit harus berada di garis terdepan. Mendukung otomatisasi industri, adopsi AI, serta pertumbuhan ekosistem cloud dan data center yang masif. Koneksi Indonesia, katanya, harus kuat secara nasional dan regional.

Logo Baru, Semangat Baru

Sebagai simbol perubahan ini, Bnetfit tak lupa meluncurkan identitas visual baru. Logonya terinspirasi dari huruf "B" yang dibentuk menyerupai sayap kupu-kupu – sebuah metafora yang jelas untuk transformasi dan pertumbuhan. Ada juga garis infinity yang menyiratkan keberlanjutan layanan.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar